Tuesday, June 11, 2019 | By: Fajar Aji Kurniawan

#17 Hubungan Uang dengan Kehidupan


Hubungan Uang dengan Kehidupan

Hasil gambar untuk artikel pentingnya uang

Uang dan harta adalah topik menggiurkan. Hampir semua hal memerlukan uang. Membeli kebutuhan pokok, kebutuhan sekunder, sampai kebutuhan yang luks- semuanya memerlukan uang.

Untuk membeli beras, daging, ikan, susu, pakaian- Anda pakai uang. Dengan uang Anda bisa membiayai pendidikan anak, membayar biaya pengobatan, membayar tagihan listrik, telepon, air, membayar cicilan rumah, cicilan mobil, membeli sofa, tempat tidur, lemari, meja, kursi; dengan uang, Anda bisa menonton film, makan di restoran, menonton pagelaran musik klasik dan liburan ke luar negeri.

Dengan uang juga, Anda mengumpulkan harta: membeli mas, membeli tanah, membeli property dan berinvestasi. Dengan uang, Anda memulai bisnis baru, membantu yatim piatu, orang sakit, dan orang susah.

Bahkan untuk menyeimbangkan hidup jasmani dengan hidup rohani, Anda memerlukan uang. Dengan uang, Anda membeli Kitab Suci, membeli buku-buku rohani, memberikan perpuluhan, kolekte, zakat, atau donasi kepada institusi agama. Dengan uang, Anda mungkin mengumpulkan harta di surga.

Uang bukan hanya memenuhi kebutuhan primer, sekunder, tertier, sosial dan rohani, tetapi uang bisa juga mengangkat ego. Dengan memiliki uang, harga diri bisa terangkat, rasa percaya diri bertambah, berani mengeluarkan pendapat, berbicara di muka umum, dan berani mengambil tugas-tugas sosial.


Sebaliknya, bila tak punya uang orang bisa minder, rasa percaya diri bisa berkurang, bisa diam seribu bahasa dalam pertemuan dan tidak berani bicara; muncul rasa takut untuk terlibat pada aktifitas-aktifitas sosial.

Begitu jauhnya peran uang, suami dan isteri bisa bercerai bahkan ada yang meninggalkan Tuhan yang Maha Esa.

Ironisnya, karena uang juga orang berperilaku 'aneh'. Etika-etika yang baik ditinggalkan. Ada yang mau disuruh melakukan apa saja- tidak perduli apakah itu benar atau salah. Karena uang, ada yang mau menjadi penjilat, pura-pura bersikap sopan, tidak berani mengemukakan kritik, 'menjual diri', melakukan hubungan seks dengan siapa saja, melakukan kejahatan bahkan sampai
membunuh orang lain.


Oleh karena uang berperan penting dalam kehidupan, kami menyajikan berbagai artikel seputar uang dan harta di halaman ini sebagai bekal bagi Anda untuk memahami sumber uang, harta, dan kekayaan, bagaimana mengelola uang, mengumpulkan harta, menyimpan harta dan memahami akhir dari pencarian dan penumpukan harta.

#16 Memahami karakterisktik orang lain


Memahami  karakterisktik orang lain

Hasil gambar untuk artikel memahami karakter orang lain

Memahami  karakterisktik orang memang menyenangkan dan penuh tantangan. Pasti kamu juga pernah menebak-nebak karakteristik seseorang baik itu di kantor maupun di lingkungan sosial. Dari pertama kali bertemu, terkadang sudah bisa menebak orang tersebut bagaimana sifatnya, kredibilitas dan kinerjanya, bahkan hingga hobinya. Berikut ada 8 hal kecil yang bisa diperhatikan untuk menggambarkan karakteristik seseorang.


Apabila lawan bicara kita mempertahankan kontak mata saat berbincang berarti ia adalah sosok yang agresif dan agak menyeramkan. Akan tetapi jika ia mempertahankan kontak mata sekitar 60% maka karakternya menyenangkan, ramah, mudah dipercaya, dan menarik. Kurangnya kontak mata saat berkomunikasi dapat mencerminkan bahwa kurangnya kemauan dan kontrol diri.

Seorang ahli grafologi Kathi McKnight memaparkan bahwa ukuran tulisan besar lebih cenderung extrovert sedangkan tulisan kecil lebih ke arah introvert. Selain itu untuk model tulisan, rangkaian huruf yang cenderung miring ke kanan berarti mereka mempunyai sifat sentimental dan ramah. Jika rangkaian tersebut tegak maka mereka bersifat pragmatis. Sedangkan tulisan lebih condong ke arah kiri maka mereka mempunyai sifat introspektif.


Biasanya ini menjadi faktor kedua setelah mata dalam menggambar kepribadian seseorang. Walaupun biasanya dilakukan pertama kali berkenalan atau bertemu dengan orang baru, berjabat tangan ini mempunyai pengaruh karir. Biasanya orang yang berjabat tangan lemah seringkali digambarkan sebagai orang yang kurang percaya diri, pemalu, dan kurang suka menerima tantangan. Apabila sebaliknya, maka ia adalah orang yang percaya diri dan ekspresif.


Warna juga mempengaruhi karakteristik seseorang. Hitam seringkali mewakili karakter yang penuh detail, sensitif, dan artistik sedangkan putih erat bagi mereka yang bersifat logis dan terorganisir. Merah sebagai warna keberanian akan mendorong seseorang untuk bersifat proaktif. Hijau melambangkan kesetian dan kasih sayang. Biru digambarkan sebagai warna yang stabil, sensitif, dan suka mencari perhatian orang lain. Kuning sebagai lambang keceriaan yang menggambarkan sosok yang kreatif.


Sebagai orang yang profesional tentu kamu dapat memberikan analisa tentang seseorang yang menghargai waktu atau tidak. Orang yang tepat waktu biasanya adalah orang yang disiplin, menghargai orang lain dan mempunyai target yang cukup jelas. Apabila sebaliknya maka orang tersebut sedikit banyak suka meremehkan orang lain, agak pemalas, dan kurang bisa memanfaatkan waktunya dengan baik.


Cara kita memperlakukan karyawan pendukung seperti mereka juga merupakan cerminan cara kita memperlakukan orang lain. Meskipun terlihat sederhana, banyak orang menilai karakter seseorang lewat cara ini.

Jika lawan bicaramu sering mengecek handphone di tengah-tengah perbincangan, dapat digambarkan bahwa ia memiliki sifat kurang yang menghargai, bukan pendengar yang baik, dan kurang dapat berinteraksi langsung dengan orang lain.


Jika mereka cenderung membicarakan diri sendiri ada kemungkinan besar bersifat keras kepala, egois dan cenderung agak susah berbagi. Dan apabila mereka hanya berbagi sedikit tentang diri sendiri, mereka memiliki sifat yang ramah, rendah hati, dan suka berbagi.

#15 Cara Beradaptasi dengan Lingkungan Baru


Cara Beradaptasi dengan Lingkungan Baru

Hasil gambar untuk artikel beradaptasi dengan lingkungan baru

1. Tunjukkan sikan ramah dan juga murah senyum

Saat berada di lingkungan baru lebih baik kalian jangan pernah menunjukkan sikap yang sombong dan cuek ya Teens. Saat kalian bersikap seperti itu tentu saja orang lain akan malas mengajak kalian berkenalan.

Lebih baik cobalah untuk bersikap ramah kepada setiap orang dan murah senyum. Saat melihat wajah kita yang murah senyuman, orang lain pastinya akan merasa kita adalah orang yang nyaman untuk diajak bicara.

2. Mau memulai percakapan

Agar bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan baru tentunya kalian tak boleh malu-malu lagi untuk mengajak orang lain bicara. Kalian harus mau berinisiatif untuk memulai percakapan dan bersikap hangat kepada orang lain.

Sapa mereka atau ajak ngobrol seputar hal-hal yang ringan bisa kalian coba untuk memulai percakapan dengan orang lain. Janganlah jadi orang yang cuek dan dingin karena sikap itu akan membuat kalian dijauhi orang lain di lingkungan yang baru.

3. Bersikap seperti diri sendiri

Hal lain yang harus kita ingat saat ada di lingkungan baru ialah selalu menjadi diri sendiri. Jangan pernah kita berpura-pura seperti orang lain hanya untuk mencari perhatian dari orang lain.

Sebab, jika mereka akhirnya tahu mengenai diri kita yang sebenarnya nantinya mereka bisa tak menghargai kita lagi lho Teens. Jadi tetaplah percaya diri untuk menjadi diri sendiri saat mulai berinteraksi dengan orang lain di sebuah lingkungan yang baru ya.

4. Harus bisa berpikiran terbuka

Saat berada di sebuah lingkungan baru tentunya kalian juga harus bisa berpikiran terbuka dan menerima segala perbedaan yang ada. Jika ada suatu aturan baru yang membuat kalian kaget dan asing, maka kalian pun harus menerimanya dan tak perlu mempermasalahkannya.

Apabila kalian hanya selalu mempermasalahkan mengenai aturan atau kebiasaan di tempat yang baru maka kalian akan merasa kesulitan untuk beradaptasi. Jadi lebih baik mencoba menjadi seseorang yang berpikiran terbuka sehingga kalian bisa lebih cepat menerima kebiasaan itu dan menjadi lebih mudah beradaptasi.

#14 Sopan Santun Terhadap Orang yang Lebih Tua


 Sopan Santun Terhadap Orang yang Lebih Tua

Hasil gambar untuk artikel sopan santun terhadap orang tua

Sopan santun merupakan unsur penting dalam kehidupan bersosialisasi sehari – hari, karena dengan menunjukan sikap santunlah, seseorang dapat dihargai dan disenangi dengan keberadaanya sebagai makhluk sosial dimanapun tempat ia berada. Dalam kehidupan bersosialisasi antar sesama manusia, sudah tentu kita memiliki norma-norma / etika-etika dalam melakukan hubungan dengan orang lain. Dalam hal ini sopan santun dapat memberikan banyak manfaat atau pengaruh yang baik terhadap diri sendiri maupun orang lain.

Sopan santun berarti peraturan hidup yang timbul dari hasil pergaulan sekolompok manusia didalam masyarakat dan dianggap sebagai tuntutan pergaulan sehari-hari masyarakat tersebut. Setelah kita mengetahui pengeretian tersebut dapat disimpulkan bahwa sikap sopan santun patutlah dilakukan dimana saja temapat kita berada, sesuai dengan kebutuhan lingkungan, tempat, dan waktu karena sopan santun bersifat relatif dimana yang dianggap sebagai norma sopan santun berbeda-beda disetiap tempatnya, seperti sopan santun dalam lingkungan rumah, sekolah, kampus, pergaulan, dan sebagainya. Hal tersebut kita lakukan dimanapun tempat kita berada, kita akan selalu dihormati, dihargai, dan disenangi keberadaan kita oleh orang lain.

Sopan santun harus diterapkan dimanapun sesuai dengan tuntutan lingkungan tempat kita berada. Contohnya seperti didalam lingkungan rumah, baik didalam maupun diluar lingkungan rumah, maka sopan santun yang harus diwujudkan antara lain :
Menghormati orang tua, seperti tingkah laku yang baik, berbicara dengan lemah lembut, berkata jujur, tidak melakukan perbuatan yang dapat menyakiti perasaannya seperti suka berbohong dan tidak mendengar nasehatnya.
Menyayangi adik, kakak, saudara, dan seluruh keluarga dengan cara bertutur kata yang baik, tidak berkata kasar dan menjaga hubungan yang harmonis dengan seluruh anggota keluarga.
Menghormati para tetangga yang berada disekitar rumah dengan sering bertegur sapa ketika saling bertemu, dan saling tolong menolong disaat sedang ada yang membutuhkan.

Setelah itu, sopan santun didalam lingkungan sekolah dan kampus antara lain :
Menjaga tingkah laku, seperti berperilaku baik dan terpuji, menghormati guru atau dosen, dan mematuhi peraturan sekolah / kampus.
Menjaga kebersihan sekolah / kampus serta berperan aktif dalam kegiatan sosial di sekolah / kampus.

Saat ini, kebanyakan orang yang tidak mempunyai sikap sopan santun, seperti melawan orang tua, berkata kasar terhadap orang tua, menyakiti perasaan orang lain, dsb. Sangat disayangkan karena sikap sopan santun seharusnya ada pada masing-masing individu. Tontonan yang ditayangkan ditelevisi swasta sekarang juga kebanyakan yang tidak memberikan contoh sopan dan santun. Coba kalian pikirkan, apabila kalian berada di posisi orang yang lebih tua, mendapati anak kalian berkata kasar, pasti kalian sangatlah kecewa. Sekarang saatnya kita buat introspeksi diri dan menjaga tontonan anak-anak yang masih dibawah umur agar tetap mempunyai sikap sopan dan santun

#13 Pentingnya Menghargai Pendapat Orang Lain


Pentingnya Menghargai Pendapat Orang Lain

Hasil gambar untuk artikel menghargai pendapat

Menghargai pendapat orang lain itu sangat penting loh, tahu kenapa? Ya karena kalau kita menghargai pendapat orang lain, akan memberikan manfaat buat kita. Ini ada beberapa manfaat menghargai pendapat orang lain :

1. Memperoleh wawasan baru
Benarkah menghargai pendapat orang lain dapat memperoleh wawasan baru? Tentu saja, karena kita mendengarkan penjelasan atau saran yang diberikan orang lain. Dengan mendengarkan penjelasan orang lain akan mengembangkan pola pikir kita menjadi lebih berkembang.

Asumsi-asumsi yang mereka berikan tentunya memiliki alasan. Oleh sebab itu, kamu tidak boleh langsung menolak pendapat yang dilontarkan orang lain. Dengarkanlah penjelasannya. Dari penjelasan tersebut akan memberikanmu wawasan baru.

2. Mempertahankan silaturahmi
Dalam jalannya sebuah diskusi atau perundingan, pasti adakalanya pendapat yang berbeda menyulutkan amarah. Amarah tersebut janganlah dituruti, jika amarah tersebut dituruti akan menimbulkan perselisihan dan dendam. Itu sangatlah merugikan. Perbedaan yang ada harus disikapi dengan hal yang wajar.

Oleh karena itu, sangat diperlukan sikap menghargai terhadap pendapat orang lain. Jika kita  menghargai pendapat orang lainn akan mempertahankan dan memperkuat silaturahmi.

3. Mencapai tujuan bersama
Dengan adanya sikap menghargai pendapat orang lain akan menghindarkan dari yang namanya perselisihan. Semua orang tidak akan memaksakan pendapatnya untuk diterima.

Perbedaan pendapat dari semua orang di dengarkan dan diterima satu persatu sehingga dapat mencapai tujuan bersama.

#12 Jangan Pernah Menyepelekan Hal Kecil


Jangan Pernah Menyepelekan Hal Kecil

Hasil gambar untuk artikel tentang menyepelekan hal kecil

Banyak sekali orang suka menyepelekan. Biasanya hal yang kecil. Tapi perlu kita ketahui, sesuatu yang kecil adalah sesuatu yang akan menjadi besar. Mungkin kita sudah terlalu sering mendengar kata itu, sampai-sampai kita mual. Tapi itulah faktanya. Menyepelekan hal kecil sama seperti menyepelekan seorang anak dinosaurus. Ah dia kan masih kecil. Nanti kalau sudah besar, waduh pasti akan sangat berbahaya.

Bisa dikatakan menyepelekan sesuatu adalah cara termudah untuk menghancurkan diri sendiri. Buruknya selain ini cara termudah, cara ini kadang muncul tanpa kita sadari!

Jadi apa kerugian yang kita dapatkan jika kita menyepelekan sesuatu? Baiklah akan saya paparkan apa saja kerugiannya. Ayo kita simak.
3 Kerugian Jika Kita Menyepelekan Sesuatu, yaitu:

 1. Menghilangkan kesempatan emas Anda
2.  Menghilangkan motivasi Anda
 3. Menciptakan masalah dan anak-anak masalah
Mengapa saya menyebut menyepelekan adalah cara termudah untuk menghancurkan diri? Sebenarnya banyak cara yang dapat digunakan untuk menghancurkan diri. Tapi ketika Anda menyepelekan ide Anda, Anda tahu? Peluang emas Anda akan hilang, dan tentunya akan berpengaruh pada masa depan Anda.

Sekian dari saya. Apapun yang terdapat dalam artikel ini, tidak bermaksud untuk menyinggung Anda. Semoga tulisan ini mampu menyadarkan Anda mengenai bahaya menyepelekan apapun itu, baik ide, masalah kecil, atau apapun. Jika ada kekurangan Anda bisa memberitahu di kolom komentar. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda

#11 Membagi Waktu Antara Kuliah dan Pekerjaan


Membagi Waktu Antara Kuliah dan Pekerjaan

Hasil gambar untuk belajar dan bekerja

Banyak mahasiswa yang memutuskan untuk bekerja sambil kuliah agar bisa meringankan beban orang tua. Meskipun banyak mahasiswa yang memutuskan untuk bekerja sambilan, tetapi tidak banyak dari mereka yang tahu bagaimana cara membagi waktu antara kuliah dan bekerja.

Kemampuan membagi waktu antara kuliah dan bekerja itu sangat penting. Karena kedua hal tersebut sama-sama memiliki beban tanggung jawab yang besar. Jika kita tidak mampu melakukan hal tersebut dengan baik, bukannya sukses malah kegagalan yang akan didapatkan.

Entah kuliah yang jadi terbengkalai atau kinerja di perusahaan yang menurun drastis sehingga kita terancam kehilangan pekerjaan. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, berikut adalah beberapa cara efektif agar kita dapat membagi waktu anatar kuliah dan bekerja,

1. Tentukan prioritas
Agar aktivitas kuliah dan pekerjaan bisa berjalan berdampingan dan harmonis, kita harus pandai menentukan prioritas. Tentukan mana pekerjaan atau tugas kuliah yang penting dan harus diselesaikan terlebih dulu. Kerjakan semua kewajiban itu dengan baik dan sungguh-sungguh.

Agar semuanya bisa berjalan dengan lancar, hindari hal-hal yang akan mengganggu proses selesainya tugas dan kewajiban seperti bermain game di komputer atau hangout di kafe.

2. Mengerjakan beberapa hal secara bersamaan
Bekerja sambil kuliah akan membuat kita merasa 24 jam yang dimiliki tidak pernah cukup. Karena itulah, mengerjakan beberapa hal secara bersamaan dapat menghemat waktu dan memudahkan kita menyelesaikan semua kewajiban dengan tepat.

Misalnya, sambil makan siang kita bisa membaca jurnal yang harus diulas untuk tugas kuliah. Kita juga bisa menyelesaikan urusan pekerjaan sekaligus mencari data-data untuk mendukung penelitian kita di kampus. Agar lebih efektif, bijaksanalah dalam memilih pekerjaan yang akan dilakukan secara bersamaan.

Jika kita mampu melakukan hal ini, membagi waktu antara kuliah dan bekerja akan lebih mudah dilakukan.

3. Fokus
Fokus adalah salah satu cara efektif agar kita bisa membagi waktu antara kuliah dan bekerja. Jika kita mampu fokus pada satu hal, pekerjaan tersebut menjadi mudah dan cepat diselesaikan sehingga kita bisa melakukan pekerjaan lain dengan waktu yang cepat pula.

Untuk bisa fokus, hindari hal-hal yang membuat kita lalai dan lupa waktu seperti bergosip dengan teman kuliah atau kantor, istirahat makan siang sambil jalan-jalan di mall atau begadang bersama teman indekos.

4. Memanfaatkan teknologi yang ada
Membagi waktu antara kuliah dan bekerja seharuskan akan lebih mudah jika kita mampu memanfaatkan teknologi yang ada. Gunakan laptop dan smartphone untuk menyelesaikan segala urusan kuliah dan kantor yang dirasa cukup mendesak.

Anda juga bisa memanfaatkan email dan media sosial untuk mengirimkan tugas atau pekerjaan yang tidak bisa diserahkan langsung ke dosen dan atasan. Supaya lebih efektif, gunakan waktu luang Anda sebijak mungkin sambil memanfaatkan teknologi yang ada agar setiap tugas dan kewajiban bisa selesai tepat waktu.

5. Tidur dan istirahat yang cukup
Salah satu kunci agar kita bisa membagi waktu antara kuliah dan bekerja adalah dengan tidur dan istirahat yang cukup. Bagaimanapun tubuh yang sehat merupakan kunci kesuksesan dalam segala hal, termasuk ketika harus berkuliah sekaligus bekerja.

Tidur dan istirahat yang cukup dapat membuat kita senantiasa fokus dan prima  sehingga mampu membagi waktu dengan baik dan bijaksana.

Dari ulasan di atas dapat kita simpulkan bahwa inti dari kemampuan untuk membagi waktu terletak pada niat dan komitmen. Semoga artikel ini dapat menginspirasi Anda untuk bijak dalam memanfaatkan waktu.